Setidaknya 12 Ruko Diperkirakan Ludes Terbakar Pada Peristiwa Tadi Malam BREAKING NEWS : Kebakaran Terjadi Lagi di Kuala Tungkal Terkesan Ada Pembiaran. Bertahun-tahun Aset Sejarah Kabupaten Muaro Jambi Dijarah. ANGGARAN DAN KEPANIKAN KEBIJAKAN PANIK Setelah Blokir Jalan Kemudian Di Buka Aparat. Lalu Warga Mudung Darat Gotong Royong Perbaiki Sendiri Jalan Yang Rusak.

Home / Berita

Selasa, 1 November 2022 - 15:46 WIB

Dirlantas Polda Jambi Wajibkan Perusahaan Batu Bara Gunakan Aplikasi Simpang Bara. 

Ultimatum.id,JAMBI – Dirlantas Polda Jambi, Kombes Pol Dhafi menegaskan perusahaan batubara wajib menggunakan aplikasi Simpang Bara.

Hingga saat ini, kata Dhafi, masih banyak perusahaan batubara yang tidak menggunakan aplikasi Simpang Bara ini.

Sebab, aplikasi Simpang Bara sangat penting bertujuan untuk mengatur mobilitas angkutan batubara di jalan umum tanpa mengganggu kepentingan masyarakat.

“Kalo mereka (perusahaan batubara) mengabaikan aplikasi Simpang Bara ini, nantinya kita tidak bisa memprediksi secara tepat berapa angkutan batubara yang keluar dari mulut tambang,” ujarnya, saat rapat di KSOP Pelabuhan Talang Duku Jambi bersama perusahaan Batubara. Selasa (1/11/2022).

Berita Terkait  Pinggiran Sungai Batanghari Desa SenaungTerus Abrasi Pemda Diminta Turun Tangan

Ia menjelaskan aplikasi Simpang Bara ini juga dapat melihat berapa banyak angkutan batubara yang layak melintas di jalan umum. Aplikasi ini juga dapat memprediksi berapa banyak angkutan batubara yang boleh melintas jika terdapat kerusakan jalan sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

Dari aplikasi Simpang Bara inilah nantinya yang mengatur berapa banyak angkutan batubara yang bisa keluar dari mulut tambang hingga ke stockpile setiap harinya.

“Jadi aplikasi Simpang Bara ini bisa mempertimbangkan ruas jalan yang diperbaiki, sehingga bisa lebih spesifik berapa volume kendaraan yang bisa melintas dan tidak menimbulkan kemacetan panjang,” jelasnya.

Berita Terkait  Sikapi Permintaan Ketua DPRD. Pj Bupati Muaro Jambi Perintahkan Instansi Terkait Perbaiki Jembatan Ambruk di Sungai Bahar

Dhafi menyebutkan aplikasi Simpang Bara ini nantinya juga dapat membantu Dinas Perhubungan apabila selama dua minggu digunakan dengan baik karena bisa mengetahui berapa jumlah kendaraan angkutan batubara di Provinsi Jambi.

Tidak hanya itu saja, aplikasi Simpang Bara kedepan juga dapat mengidentifikasi plat nomor kendaraan angkutan batubara mulai dari asal plat, pembayaran pajak, pembayaran KIR hingga proses mutasi apabila masih terdapat plat luar.

“Jadi sudah seharusnya bersinergi semua itu dan sambung menyambung menjadi satu di dalam aplikasi Simpang Bara ini, karena aplikasi ini sangat dirasakan dapat membantu operasional angkutan batubara di ruas jalan umun dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat,” tutur Dhafi.

Berita Terkait  Mulai 3 Oktober, Semua Kendaraan Angkutan Barang Yang Melintasi Jalan Mendalo Akan Di Alihkan.

Ia menambahkan jika masih terdapat perusahaan batubara yang belum menggunakan Aplikasi Simpang Bara, pihaknya akan segera melaporkannya ke Kementerian ESDM meminta agar diberikan sanksi.

“Pak Gubernur Jambi dengan ibu Dirjen dari Kementerian ESDM sangat mendukung aplikasi Simpang Bara ini. Nanti kita laporkan bagi perusahaan tambang yang belum menggunakan aplikasi ini ke Kementerian,” tandasnya.

(Dhea)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Batanghari

Ditreskrimsus Polda Jambi Amankan 3 Pelaku PETI

Berita

RS Bhayangkara M Hasan Palembang Polda Sumsel Raih Akreditasi Paripurna (Bintang 5).

Berita

Ratusan Paket Sembako Dibagikan Ditlantas Polda Jambi ke Masyarakat Sambut HUT Lantas ke 67

Berita

BBM Naik. Daerah Alami Inflasi, Ringankan Bebam Kapolsek Danau Teluk Bagikan Sembako ke Warga Sekitar

Berita

4 Pelaku Pemain Judi Online Di Jambi Diamankan Satreskrim Polresta Jambi

Berita

4 Orang Komplotan Geng Motor Kembali Diamankan Polisi

Berita

PT. JII JAMB BUKAN PANGGUNG POLITIK

Berita

Peringati HUT Ke-77 TNI, Kodim 0419/Tanjab Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Yudha Satria Pengabuan Nasional