Ketua Panwascam Maro Sebo Resmi Lantik 12 Orang PPKD Terpilih.  Sedan Plat Merah Alami Kecelakaan Di Kota Jambi, Didalamnya Ada Wanita Bugil Heboh Kabar Penculikan Anak di SD Pembengis Di Konfirmasi Polres Setempat.  Sebanyak 28  Calon PPKD Kecamatan Maro Sebo, Yang Lulus Seleksi Administrasi Akan Ikuti Wawancara. Miris..!! Siti Zubaidah,Guru PNS, Setelah Pensiun Tidak Mendapatkan Haknya,Dia Berharap Bantuan Dari Presiden

DPRD MUARO JAMBI

Home / Lingkungan

Selasa, 2 Agustus 2022 - 10:34 WIB

Masyarakat Minta Pemda Menutup KSM TPS 3R Di Perumahan Aur Duri Permai Mendalo Darat.

Ultimatum.id,MUARO JAMBI TPS 3R yang terletak di perumahan Aurduri Permai desa Mendalo Darat Kecamatan Jambi luar kota Kabupaten Muaro Jambi saat ini menjadi sorotan masyarakat.warga perumahan Aurduri Permai yang dikelola Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), yang bergerak di bidang persampahan.(2/2/8)

Pasalnya TPS 3R tersebut dinilai warga tidak lagi sesuai dengan tupoksinya, sehingga sudah membuat lingkungan menjadi kotor dan jorok,saat ini warga merasa sudah tidak nyaman dengan aroma busuk yang sangat tidak sedap akibat keberadaan TPS tersebut.hal ini diungkapkan salah seorang Tokoh masyarakat setempat Jaenal.

“Kami warga perumahan Aur duri saat ini sudah sangat resah sekali dengan Keberadaan KSM ini,dulu waktu mau didirikan KSM ini sudah sempat kami tolak,bahkan warga berunjuk rasa medatangi kantor camat Jambi luar kota agar pembangunan KSM ini dihentikan,” Ujar Jainal.

Berita Terkait  Jembatan Penghubung 22 Desa Juga Antar Kecamatan Di Bahar Ambruk, Ketua DPRD Minta Pemda Segera Perbaiki.

Ia menambahkan, Akan tetapi setelah ada perundingan damai dengan pemerintah desa saat itu,dengan perjanjian sampah ini akan diolah menjadi pupuk, maka dari itu kami masyarakat Aur duri permai mengijinkan pembangunan KSM tersebut.

“Akan tetapi saat ini KSM TPS 3R tersebut sudah berubah fungsi dari tempat pembuangan sementara sampah (TPS) menjadi Tempat pembuangan ahir (TPA) sampah yang ada tidak lagi dipilah dan diolah sebagaimana seharusnya,

Parahnya lagi pantauan dilapangan sampah -sampah itu didatangkan dari desa lain. yaitu dari desa tetangga, seperti dari desa mendalo indah,desa sungai duren.

Berita Terkait  Wabup Lantik PPK KPU Se-Tanjabbar, Dan Berharap PPK Dapat Beri Informasi Detail ke Masyarakat 

“Memangnya perumahan kami ini tempat pembuangan sampah,?” Tanya Jaenal kepada Pewarta dengan nada kecewa

Selaim saat ini sampah- sampah itu sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap dan membuat lingkungan tercemar, menjadi kotor dan jorok. bahkan dampak negatifnya juga dikwatirkan dapat menimbulkan penyakit akibat udara yang tercemar bau busuk yang menyengat.

“Warga saat ini cukup menderita apalagi saat hujan turun sampah berserakan dan dapat menimbulkan penyakit terhadap warga setempat khusus nya warga perumahan Aurduri Permai.”Ujar Jaenal.

Selain itu warga juga menilai dengan adanya KSM TPS 3R tersebut tidak ada kontribusi,tidak menguntungkan bagi masyarakat setempat, warga juga keluhkan dampak akibat kendaraan angkutan yang tidak sesuai dengan kapasitasnya, hingga jalan yang dilaluinya jadi hancur dan berlobang

Berita Terkait  BREAKING NEWS : Kebakaran Terjadi Lagi di Kuala Tungkal

“Dan dari KSM ini sendiri pun tidak ada kontribusinya terhadap lingkungan dan juga masyarakat setempat. utuk itu, kami warga berharap kepada instansi terkait yang menangani masalah sampah ini,kami atas nama masyarakat perumahan Aur duri permai meminta agar KSM ini segera ditutup sebelum kami warga perumahan mengambil tindakan sendiri, “Pinta Jaenal.

Sementara itu Pemda Muarojambi pada Tahun Anggaran (TA 2002) diketahui tidak sedikit menganggarkan Dana untuk pengolahan sampah, pemda telah menggelontorkan anggaran yang di Swakelolakan dengan anggaran Milyaran Rupiah melalui Disperkim.

(Wahid).

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Soal Stockpile PT TGM Masih Beraktivitas Rd Jamhuri Menilai” Gelap Dan Hitamnya Warna Perizinan Di Muaro Jambi.

Berita

Jembatan Penghubung 22 Desa Juga Antar Kecamatan Di Bahar Ambruk, Ketua DPRD Minta Pemda Segera Perbaiki.