Ketua Panwascam Maro Sebo Resmi Lantik 12 Orang PPKD Terpilih.  Sedan Plat Merah Alami Kecelakaan Di Kota Jambi, Didalamnya Ada Wanita Bugil Heboh Kabar Penculikan Anak di SD Pembengis Di Konfirmasi Polres Setempat.  Sebanyak 28  Calon PPKD Kecamatan Maro Sebo, Yang Lulus Seleksi Administrasi Akan Ikuti Wawancara. Miris..!! Siti Zubaidah,Guru PNS, Setelah Pensiun Tidak Mendapatkan Haknya,Dia Berharap Bantuan Dari Presiden

DPRD MUARO JAMBI

Home / Berita

Kamis, 1 Desember 2022 - 08:51 WIB

Pungutan Komite Yang Terjadi Di SMKN 1 Muaro Jambi Berbuntut Panjang. Orang Tua Murid Sebut Seolah-olah DPRD Restui Terjadinya Pungli. 

Ultimatum.id,MUARO JAMBI – Polemik yang terjadi pada siswa yang terpaksa harus melakukan ujian semester ganjil di luar kelas di SMKN 1 Muaro Jambi akibat tidak melunasi pungutan bulanan Komite disekolah tersebut sepertinya berbuntut panjang,meskipun kabar terbaru dari unsur DPRD Kabupaten Muaro Jambi sudah melunasi tunggakan siswa yang tidak mampu membayar sehingga para siswa kini sudah bisa mengikuti ujian dengan normal kembali. (1/12/22)

Pasalnya Amril salah seorang dari Orang tua peserta didik yang anaknya menjadi salah satu korban yang terpaksa ikut ujian diluar kelas tersebut saat menghubungi pewarta dan dirinya mengaku akan membawa permasalahan ini ke ranah hukum.

Berita Terkait  Polda Jambi Gelar Sholat Ghaib DanDoa Bersama. 

“Saya selaku pribadi berterimakasih kepada semua pihak yang sudah perduli dengan pendidikan anak-anak,bahkan baru-baru ini ketua Dewan bersama wakil bahkan ketua BK DPRD sudah melunasi tunggakan anak saya dan teman-temannya, namun begitu saya sangat menyayangkan kebijakan tersebut. ” Ujar Amril.

Lebih lanjut dirinya memaparkan, dengan adanya peristiwa ini mencuat kepermukaan, dan menarik perhatian banyak pihak, seharusnya janganlah peristiwa ini seolah-olah dijadikan panggung bagi pihak-pihak tertentu untuk ikut tampil.

Berita Terkait  Breaking News, Pandu Si Pemilik Gudang Minyak Meledak Tertangkap

“Saya menyayangkan sikap Dewan saat datang dan mengambil kebijakan dengan melunasi pungutan Komite di sekolah tersebut, seolah-olah dengan dibayarkannya tunggakan itu Dewan merestui adanya pungutan dan terus akan berlanjut di sekolah bahkan di sinyalir juga terus terjadi di sekolah-sekolah negeri lainnya di kabupaten ini, kan sudah jelas-jelas mereka juga mendapatkan Dana BOS dari pemerintah. ” Paparnya.

Dia menambahkan,kejadian ini bukti nyata dengan terang benderang jelas sekolah melakukan pungutan bermodus komite, yang mana juga terjadi pembiaran dari dinas pendidikan provinsi padahal pungutan berbentuk apapun yang terjadi di sekolah itu tidak dibenarkan.

Berita Terkait  Kembali Jadi Bandar Sabu,Mantan Residivis Diringkus Saat Hendak Melakukan Transaksi 

“Seharusnya dengan adanya pihak dinas pendidikan provinsi dan Dewan turun ke sekolah kemarin, bisa membuat pihak sekolah menghentikan budaya pungli di disekolah, meskipun itu mengatas namakan Komite, akan tetapi itu sudah jelas pungutan bukan sumbangan. karena di tetapkan jumlah Rp. 30 ribu, setiap bulannya, saya akan melaporkan permasalahan ke Saber pungli, Polres Muaro Jambi. ” Papar Amril.

(Tim GJM)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Berita

Kondisi Mutmainah Balita Piatu Asal Muaro Jambi Semakin Mengkhawatirkan, Ketua GJM Berharap Pemkab Juga Ikut Perduli. 

Berita

BPBD Kabupaten Muaro Jambi melakukan pendataan Daerah rawan bencana.

Berita

Konferprov PWI Jambi Makin Kacau Banyak Peserta Walk Out.PWI Pusat Dinilai Tidak Profesional.

Berita

Bupati Tanjabbar Didampingi PLH Sekda Ikuti Safari Subuh Rutin Di Masjid Al -Falahin. 

Berita

Lagi, Jago Merah Habiskan 18 Kios di Kawasan Pelabuhan Ampera. 

Berita

Polres Tanjabbar Tangani 214 Laporan Polisi dan Didominasi Kasus Curhat Di Tahun 2022.

Berita

Pendiri GJM Minta Pj Bupati Muaro Jambi Harus Jeli Untuk Evaluasi Jabatan. Agar Tak Gagal Jalankan Tupoksi.

Berita

Gudang Minyak Ilegal Dibongkar Oleh Tim Gabungan Polresta Jambi, TNI, Denpom dan Pemkot